Rabu, 05 Februari 2014

3x3 Cukup Mengikat Decak Kagum



West Java Series West Region SMA Budi Mulia Bogor DBL Penulis
Nama          : Markus Parlindungan
No. Telp     : 088901151317
          BOGOR - Honda DBL West Java Series West Region telah sampai di Final Match! Rabu, 5 February 2014, GOR Padjajaran teguncang oleh gemuruh penonton yang memenuhi setiap sudut gedung. Dalam acara Final Match Honda DBL West Java Series West Region ini, akan disuguhkan pertandingan final basket putra dan putri yang seru. Selain itu, terdapat pertandingan Final Simpati Loop 3 by 3 Competition 2014 yang mengikat perhatian pengunjung GOR Padjajaran.
          Di Final Simpati Loop 3 by 3 ini, terdapat dua pertandingan krusial, yaitu pertandingan basket putri antara SMAN 1 Cianjur vs SMAN 1 Cigombong dan pertandingan basket putra antara SMAN 1 Cianjur vs SMA Insan Kamil.
          Dalam pertandingan basket putri, SMAN 1 Cigombong yang menggunakan kostum merah saat itu, maju sebagai seorang juara Simpati Loop 3 by 3 Competition putri. SMAN 1 Cigombong menumbangkan SMAN 1 Cianjur dengan skor telak 7-2.
          Match kedua, pertandingan basket putra SMAN 1 Cianjur vs SMA Insan Kamil. Dengan postur pemain SMA Insan Kamil yang tinggi besar, mereka dapat melibas tuntas perlawanan dari SMAN 1 Cianjur dengan skor mengesankan 1-7. SMA Insan Kamil masuk sebagai champion di Simpati Loop 3 by 3 Competition putra.       
          Selain trophi yang diberikan kepada pemenang, Simpati juga memberikan sebuah bingkisan kenang-kenangan kepada setiap pemain Simpati Loop 3x3 Competition 2014. Mereka juga akan berangkat ke Surabaya untuk mengikuti camp dari Honda DBL Indonesia.
          “Walaupun bukan pertandingan yang ditunggu, namun pertandingan Simpati Loop 3x3 nya seru juga, bikin deg-deg juga,” ujar Andre salah satu pengunjung yang menyaksikan pertandingan Final Party Honda DBL West Java Series West Region 2014.

Sejarah Besar Terukir!!



West Java Series West Region SMA Budi Mulia Bogor DBL Penulis
Nama          : Markus Parlindungan
No. Telp     : 087881922554

          BOGORBIG MATCH!! Kata itu lah yang dapat mewakilkan pertandingan antara SMAN 2 Bogor vs SMA Regina Pacis Bogor! SMA RP menang secara dramatis melawan SMAN2 dengan skor tipis 49-50. Dengan kemenangan yang telah digenggam, “JoyDog”, sebutan untuk RP, akan bertanding melawan wakil dari Bandung yaitu SMAN 2 Bandung untuk mendapatkan gelar champion di Final West Series DBL Competition! Pertandingan tersebut akan berlangsung Sabtu, 8 February 2014.         
          GOR Padjajaran terasa sesak dipenuhi seluruh supporter RP dan “Ayam Bebek”. Sebelum pertandingan dimulai, seluruh isi GOR Padjajaran mengumandangkan lagu Indonesia Raya. Seluruh supporter RP dan “Ayam Bebek” pun tak mau kalah andil dalam menyanyikan lagu ciptaan W.R. Supratman itu.
Match krusial ini pun dimulai, RP menurunkan lapis ke-2 nya di starting line up mereka. Tip off dilakukan, RP langsung menerapkam taktik fast break di awal pertandingan, sehingga skor awal dibuka oleh SMA RP Bogor. Tetapi, akibat starting line up lapis ke-2 yang diturunkan, RP harus tunduk di kuarter ke-1 dengan skor mutlak 21-6.
          Di kuarter ke-2, pertandingan masih terjadi sangat alot, seluruh pemain dari masing-masing tim terus bermain dengan ngotot. Akibatnya, salah satu pemain RP bernama Pascal yang bersandar angka 8 dipunggungnya, mengalami cedera di salah satu kakinya, dia pun harus digantikan oleh pemain RP yang lain. Tidak berselang lama, Pascal kembali hadir ke lapangan untuk membela sekolahnya. Skor 27-17 pun menutup pertandingan di kuarter ke-2.
          Atmosfer ketegangan pun mulai terasa di kuarter ke-3 ini. SMA RP menurunkan the best starting line up mereka di kuarter ini. Mereka tidak mau berserah dengan skor yang tertinggal jauh. Carlos dkk terus menggempur daerah pertahanan SMAN2 bertubi-tubi, mental seluruh pemain SMAN2 pun terus ditekan oleh petarung SMA RP. Akibat pertandingan yang keras, banyak terjadi foul di kuarter ini. Usaha RP pun mulai membuahkan hasil, mereka dapat membalikan kedukan menjadi 34-35. Hal ini membuat suasana GOR semakin riuh dan menegangkan.
          Panas! Walaupun suhu kota Bogor dingin akibat hujan, namun pertandingan SMAN2 vs SMA RP membuat peluh keringat seluruh pengunjung GOR mengucur deras karena suasana pertandingan ini, terutama match di kuarter ke-4. SMAN2 mulai tertinggal di menit-menit awal kuarter ke-4. Di sisa menit-menit terakhir, seluruh pengunjung GOR bergumuruh bersama supporter Ayam Bebek dalam memberi asupan mental kepada tim kesayangan mereka, SMAN2. 10 detik terakhir, salah satu pemain SMAN2 menyarangkan bola di ring RP melalui lemparan three point, SMAN2 menyamakan kedudukan menjadi 48-48! Foul terjadi, pemain RP berhasil melakukan free throw dengan sempurna, skor menjadi 48-50. Ternyata Dewi Fortuna masih berpihak terhadap sekolah Katolik ini, di sisa 00.40 detik, pemain SMAN2 gagal melakukan free throw keduanya. Skor 49-50 membuat RP berhasil mengangkat trophi juara DBL Bogor Competition 2014.
Tangis dan peluh tidak dapat tertahankan seluruh pemain SMAN 2 Bogor, mereka tunduk hanya dengan skor tipis. Namun, decak kagum tak terhindarkan dimata seluruh pengunjung yang menyaksikan pertandingan cantik tersebut.
 Dengan hasil ini, SMA RP berhasil mengukir sejarah sebagai yang pertama kalinya menjuarai DBL Bogor Competition tahun 2014 ini.
         
         

Senin, 03 Februari 2014

Telur Emas Bagi “Ayam Bebek” Bogor



West Java Series West Region SMA Budi Mulia Bogor DBL Penulis
Nama          : Markus Parlindungan
No. Telp     : 087881922554
          BOGOR – Lagi dan lagi, “Ayam Bebek”, sebutan untuk SMAN 2 Bogor menguasi kompetisi DBL West Java Series Regional Bogor tahun 2014 ini. Setelah menjadi juara di tahun-tahun sebelumnya, tim basket putra dan putri SMAN 2 Bogor berhasil menembus babak final DBL West Java Series Regional Bogor. Dengan melibas SMA Mardi Yuana Bogor dengan skor 54-78 saat basket putra, serta 72-15 saat basket putri SMAN 2 mengahapus tuntas harapan dari SMAN 6 Bogor.
          Pukul 14.00 tim basket putri SMAN 2 Bogor berhadapan dengan SMAN 6 Bogor. Dengan seluruh pemain dan support dari para sahabat “Sixers”, SMAN 6 Bogor masih belum mampu menundukan para petarung dari “Ayam Bebek” Bogor. SMAN 2 Bogor pun menang mutlak atas SMAN 6 Bogor.
          Saat waktu menunjukan pukul 15.30, pertandingan dari tim basket putra antara SMAN 2 Bogor melawan SMA Mardi Yuana Bogor dimulai. Seluruh supporter dari “Ayam Bebek” belum beranjak dari bangku mereka untuk memberi asupan mental pemenang kepada seluruh pemain basket putra SMAN 2 Bogor.
          Pertandingan terjadi sangat alot, SMAN 2 Bogor berjuang keras untuk menumbangkan “Victum”, sebutan untuk SMA Mardi Yuana Bogor. Dengan komposisi pemain yang memiliki tubuh lebih mungil dibanding MY, SMAN 2 dapat memanfaatkannya dengan bijak, kekurangan yang mereka miliki, dapat mereka ubah menjadi kelebihan untuk mereka, sehingga seluruh pemain SMAN 2 dapat meliak liuk dengan lincah melewati pemain “Victum”. Akibat permainan yang keras, banyak pemain SMAN 2 yang terjatuh saat melalukan drive ke daerah pertahanan MY, sehingga banyak terjadi foul di pertandingan krusial tersebut.
          “Dengan mental seorang pemenang, mungkin tim basket putra dan putri SMAN2 akan menjadi juara kembali di DBL Competition tahun ini,” ujar Angel, salah satu penonton yang hadir menyaksikan pertandingan hari itu.

Rabu, 29 Januari 2014

“El Clasico” Bertabur Keharuan




West Java Series West Region SMA Budi Mulia Bogor DBL Penulis
Nama        : Markus Parlindungan
No. Telp      : 087881922554

           BOGOR – Mengharukan, itulah kata yang dapat disandingkan dengan pertempuran basket putra antara SMA Budi Mulia Bogor VS SMA Mardi Yuana Bogor. Rabu, 29 Januari 2014, GOR Padjajaran menjadi sebuah saksi bisu sebuah match krusial yang sangat menegangkan. Perbedaan  ½ bola penentuan yang membuat sekolah MY dapat membuat BM membisu dengan skor akhir 25-26 untuk kemenangan Mardi Yuana.

          “Vanlith”, sebutan tim basket putra Budi Mulia, datang dengan penuh semangat tanpa dukungan dari para suportter-nya. Sedangkan, berbalik lurus dengan tim lawan, Mardi Yuana datang dengan seluruh supporter-nya yang menggebu-gebu yang memenuhi sebagian tribun GOR Padjajaran. Namun, hal ini tidak membuat “Vanlith” menjadi gempar, mereka tetap banting tulang untuk mewakilkan semangat supporter dan nama baik sekolah mereka untuk mengalahkan tim lawan.
          Kuarter awal terjadi sangat alot. “Vanlith” langsung mengibarkan bendera perang dengan menurunkan pemain terbaik mereka di awal laga. Kevin, pemain Budi Mulia yang bersandar nomer 15 dipunggungnya, memecahkan skor pembuka di menit-menit awal kuarter pertama. Skor 7-5 menutup kuarter pertama dengan keunggulan dari BM.
          Kuarter kedua, pemain BM sering melalukan kesalahan dalam hal passing, sehingga pemain MY dapat dengan cepat men-steal bola dari tangan pemain Budi Mulia. Skor pun berputar arah menjadi 10-14 untuk keunggulan Mardi Yuana.
          Pertandingan di kuarter ketiga dimulai, taktik dari kedua tim masih tidak mengalami perubahan yang signifikan. MY tetap unggul di kuarter ketiga ini, dengan skor 11-15.
          Menegangkan, kata itulah yang dapat mewakilkan suasana kuarter keempat dalam pertandingan “el clasico” ini. Sisa 5 detik terakhir untuk kedua tim. SMA Budi Mulia mendapatkan free throw terakhir untuk membalikan skor. Namun, Dewi Fortuna masih berpihak kepada MY, bola tak satu pun kedalam ring, skor 25-26 menghentikan perjalan BM di kejuaraan DBL ini.
          “Kami tetap tidak berkecil hati, kami juga tidak menjadikan kekalahan ini untuk saling menyalahkan teman kami masing-masing, namun, kami mengartikan kekalahan ini sebagai cambuk diri agar dapat lebih baik lagi dalam kerja sama dan tekad juang sebuah tim,” ujar Dofty kapten tim basket SMA Budi Mulia Bogor.